Command Line Interface

Command Line Interface (CLI) adalah antarmuka pengguna berbasis teks yang memungkinkan kita berinteraksi dengan komputer melalui perintah tertulis.

Dengan CLI, pengguna mengetikkan command(perintah) di terminal untuk menjalankan program.

Shell

Shell adalah aplikasi yang menjadi antarmuka untuk mengetikkan command.

Contoh-contoh shell:

  • Command Prompt (Windows)

  • PowerShell (Windows)

  • Bash (Bourne Again Shell)

  • Zsh (Z Shell)

Bash

Bash adalah shell yang digunakan secara default oleh Ubuntu. Meskipun demikian, jenis shell lain juga bisa digunakan di Ubuntu, seperti Zsh.

Contoh Command di Linux/Ubuntu

File & Directory

touch file.txt          # membuat file kosong

mkdir folder            # membuat direktori baru
mkdir -p a/b/c          # membuat direktori bertingkat

cp main.cpp hehe.cpp    # copy file dari main.cpp ke hehe.cpp
cp -r dir1 dir2         # copy dir1 ke dir2

mv file1.txt file2.txt  # rename / pindah

rm file.txt             # hapus file
rm -r folder            # hapus folder

Melihat isi file

cat file.txt    # menampilkan isi file

Environment & Shell

echo $ROS_DOMAIN_ID     # menampilkan environment variable
export $ROS_DOMAIN_ID   # set env var untuk session saat ini

which python3           # menampilkan lokasi command

history                 # menampilkan history command
clear                   # membersihkan terminal

Sudo (Superuser Do)

User biasa hanya diberi akses secara bebas pada direktori /home/user(home). Selain itu, direktori lain, seperti /(root), /opt, dan /usr tidak boleh sembarangan diakses karena bisa mengubah konfigurasi sistem.

Menambahkan kata sudo sebelum command dapat memberikan akses untuk mengubah root.
Contoh:

sudo apt install terminator

Jika command tersebut dijalankan, terminator akan diinstall di /usr/bin.

Penting!

Setiap command memiliki penjelasan untuk setiap command dan option-nya. Bisa ditampilkan dengan mengetikkan option/flag -h atau --help.
Contoh:

ls -h       # short option/flag
ls --help   # long option/flag

Environment Variable adalah variabel sistem yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi dan mempengaruhi perilaku program yang berjalan di dalam suatu environment (shell / OS).
Contoh:

echo $HOME                  # menampilkan env var HOME
export $ROS_DOMAIN_ID=69    # mengatur nilai env var ROS_DOMAIN_ID 

Ada beberapa alias yang sering digunakan di Linux.
. = direktori saat ini.
.. = direktori di atasnya.
~ = direktori home, exp: /home/user